Pesan utama
Strategi implementasi yang disesuaikan (kegiatan yang dirancang untuk mengatasi tantangan spesifik yang dihadapi oleh tenaga kesehatan dalam upaya menerapkan praktik atau rekomendasi baru) kemungkinan besar akan memberikan sedikit peningkatan pada tingkat kepatuhan tenaga kesehatan terhadap pedoman klinis.
Sangat sedikit penelitian yang menguji efektivitas strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Penelitian lebih lanjut perlu mengkaji bagaimana dan mengapa strategi yang disesuaikan tersebut dapat berhasil, untuk siapa, dan dalam kondisi seperti apa. Dampak dari strategi yang disesuaikan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah juga perlu diteliti secara lebih mendalam.
Apakah yang dimaksud dengan strategi implementasi yang disesuaikan?
Para tenaga kesehatan didorong untuk mematuhi pedoman klinis guna memberikan perawatan terbaik kepada pasien. Namun, dalam praktiknya, para tenaga kesehatan sering menghadapi hambatan yang menyulitkan mereka untuk mematuhi rekomendasi tersebut. Hambatan tersebut dapat berupa kurangnya waktu, akses yang terbatas terhadap staf atau peralatan, instruksi yang kurang jelas, atau keyakinan mengenai pedoman klinis yang membuat perubahan menjadi lebih sulit. Strategi implementasi yang disesuaikan adalah serangkaian kegiatan yang dipilih untuk mengatasi tantangan khusus yang dihadapi oleh tenaga kesehatan pada situasi tertentu. Tujuannya adalah untuk memudahkan tenaga kesehatan dalam mematuhi pedoman secara konsisten dari waktu ke waktu. Sebagai contoh, jika perawat di sebuah klinik yang sibuk merasa pedoman tersebut terlalu panjang untuk digunakan selama sesi kunjungan pasien yang singkat, strategi yang disesuaikan dapat menyediakan ringkasan visual singkat atau petunjuk elektronik untuk mengingatkan perawat mengenai tindakan yang harus dilakukan. Sebaliknya, strategi yang tidak disesuaikan mungkin hanya berupa membagikan pedoman lengkap tanpa mempertimbangkan tantangan yang dihadapi oleh para perawat.
Apa yang ingin kita ketahui?
Kami ingin mengetahui apakah strategi yang disesuaikan dapat lebih efektif dibandingkan strategi yang tidak disesuaikan atau tanpa strategi sama sekali, dalam membantu tenaga kesehatan mematuhi pedoman klinis. Kami mengamati perubahan pada tindakan tenaga kesehatan—misalnya, apakah mereka meresepkan obat yang tepat atau memberikan jenis perawatan yang direkomendasikan dalam pedoman.
Apa yang telah kita lakukan?
Kami mencari penelitian yang membandingkan strategi yang disesuaikan dengan strategi yang tidak disesuaikan atau tanpa strategi sama sekali. Kami merangkum temuan-temuan tersebut dan menilai seberapa besar kepercayaan kami terhadap hasil yang diperoleh, berdasarkan bagaimana penelitian tersebut dirancang dan dilaksanakan.
Apa yang kami temukan?
Kami menemukan 79 penelitian yang menguji strategi yang disesuaikan di lingkungan pelayanan kesehatan. Sebagian besar penelitian dilakukan di negara-negara berpenghasilan tinggi, misalnya Amerika Serikat (19 penelitian) dan Belanda (13 penelitian). Hanya delapan penelitian yang dilakukan di negara-negara berpenghasilan rendah. Penelitian tersebut dilakukan di berbagai fasilitas layanan kesehatan, seperti apotek, praktik dokter, panti jompo, serta unit rawat inap maupun rawat jalan di rumah sakit. Tenaga kesehatan yang dilibatkan juga beragam, mencakup kelompok campuran dalam 47 penelitian, dokter dalam 22 penelitian, perawat dalam 5 penelitian, apoteker dalam 1 penelitian, serta ‘lainnya’ dalam 4 penelitian.
Sebagian besar strategi yang disesuaikan mencakup beberapa kegiatan. Yang paling umum mencakup penyediaan media edukasi yang dirancang khusus untuk dokter atau perawat, pelaksanaan sesi pelatihan atau pertemuan edukatif, serta pemberian umpan balik kepada para profesional mengenai kinerja mereka. Strategi yang dipilih digunakan untuk mengatasi hambatan umum yang teridentifikasi dalam penelitian-penelitian tersebut, termasuk karakteristik tenaga kesehatan (seperti tingkat pemahaman terhadap pedoman), aspek lingkungan tempat intervensi diterapkan (jumlah sumber daya atau insentif yang tersedia untuk menerapkan praktik terbaik), serta kesalahpahaman di antara anggota tim klinis (misalnya, akibat kurangnya pertemuan klinis rutin).
Secara keseluruhan, strategi yang disesuaikan kemungkinan memberikan sedikit peningkatan pada tingkat kepatuhan para profesional terhadap pedoman klinis, dibandingkan dengan strategi yang tidak disesuaikan. Bukti ilmiah menunjukkan hasil yang serupa untuk strategi yang disesuaikan dengan situasi tertentu dibandingkan tanpa strategi sama sekali.
Apa saja keterbatasan dari bukti ilmiah tersebut?
Tingkat kepercayaan kami terhadap bukti ilmiah tergolong sedang. Berbagai penelitian tersebut menggunakan metode yang berbeda-beda untuk mengukur dampak strategi yang disesuaikan terhadap praktik para tenaga kesehatan profesional. Berbagai penelitian juga menerapkan penyesuaian dengan cara yang berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan ini menyulitkan dalam menentukan pendekatan penyesuaian mana yang paling efektif atau dalam keadaan seperti apa. Sebagian besar penelitian dilakukan di negara-negara berpenghasilan tinggi, sehingga kami tidak dapat memastikan sejauh mana temuan tersebut dapat diterapkan di negara-negara berpenghasilan rendah atau menengah.
Seberapa terkini bukti ilmiah ini?
Ini adalah pembaruan dari tinjauan sebelumnya. Bukti ilmiah tersebut diperbarui per tanggal 5 Maret 2024.
Diterjemahkan oleh Syara Al-Fajar Shitah, S,Keb.,Bd. Disunting oleh dr. Arditya Damarkusuma M.Med (clin epi), Sp.JP (K). Email Kontak: cochrane-indonesia.fkkmk@ugm.ac.id.
Tinjauan Cochrane ini mulanya disusun dalam Bahasa Inggris. Akurasi terjemahan menjadi tanggung jawab tim penerjemah yang menerjemahkannya. Terjemahan ini dibuat dengan cermat dan mengikuti prosedur standar untuk menjamin kendali mutu. Namun, apabila terdapat ketidaksesuaian, kekeliruan, atau terjemahan yang kurang tepat, maka versi asli dalam bahasa Inggris yang berlaku.




