Apa tujuan dari tinjauan ini?
Tujuan dari tinjauan Cochrane ini adalah untuk mengetahui apakah strategi untuk meningkatkan jumlah tenaga kesehatan profesional yang bekerja di daerah pedesaan dan daerah yang kurang terlayani efektif. Para peneliti di The Cochrane Collaboration mencari semua penelitian baru yang dapat menjawab pertanyaan ini, mengingat tinjauan sebelumnya yang dilakukan pada tahun 2009 tidak mengidentifikasi bukti ilmiah yang memiliki tingkat kepastian tinggi.
Apa kesimpulan dari tinjauan tersebut?
Kami hanya dapat mengidentifikasi satu penelitian baru dengan kepastian bukti ilmiah yang sangat rendah. Oleh karena itu, kami masih belum mengetahui secara pasti efek dari jenis strategi ini. Penelitian intervensi yang dilakukan dengan baik dengan kelompok kontrol atau pembanding yang tepat diperlukan untuk menilai secara kritis dampak dari strategi untuk meningkatkan jumlah tenaga kesehatan yang bekerja di daerah yang kurang terlayani.
Apa yang diteliti dalam tinjauan ini?
Semua negara memiliki wilayah yang relatif kurang terlayani oleh tenaga kesehatan profesional; sebagian besar di antara masyarakat pedesaan dan masyarakat miskin di perkotaan. Masalah ini terlihat di seluruh dunia, tetapi sangat serius di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
Meskipun beberapa profesional kesehatan memilih untuk bekerja di daerah yang kurang terlayani, kita membutuhkan strategi untuk mengajak lebih banyak dari mereka untuk melakukannya. Berbagai strategi telah digunakan. Sebagai contoh, beberapa sekolah kedokteran mencoba merekrut lebih banyak siswa yang berasal dari daerah pedesaan atau mengatur siswa untuk berpraktik di daerah pedesaan dengan harapan lulusannya akan kembali ke daerah tersebut untuk berpraktik. Beasiswa, hibah, skema pembayaran pinjaman dan gaji yang lebih tinggi telah ditawarkan untuk menarik para tenaga kesehatan profesional ke daerah-daerah yang kurang terlayani, sementara negara-negara juga menggunakan strategi penempatan ulang wajib. Meskipun beberapa strategi telah menunjukkan hasil yang menjanjikan, namun masih kurangnya penelitian yang dirancang dengan baik untuk mengukur efektivitas jangka pendek dan jangka panjang dari strategi-strategi ini secara ketat.
Apa hasil utama dari tinjauan ini?
Tinjauan ini menemukan satu penelitian baru yang mengevaluasi efek dari skema Asuransi Kesehatan Nasional terhadap distribusi tenaga profesional kesehatan di Taiwan. Sebelum pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan kurang mampu membayar biaya pengobatan dibandingkan dengan masyarakat perkotaan. Penerapan skema Asuransi Kesehatan Nasional membuat perawatan medis menjadi lebih terjangkau bagi semua warga negara Taiwan, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Hal ini mungkin telah menyebabkan distribusi geografis yang lebih baik dari para tenaga kesehatan profesional. Namun, kami menilai kepastian dari bukti ilmiah tersebut sangat rendah. Oleh karena itu, kami tidak yakin mengenai dampak skema Jaminan Kesehatan Nasional terhadap distribusi tenaga kesehatan profesional.
Seberapa mutakhir tinjauan ini?
Peneliti tinjauan ini melakukan pencarian penelitian yang telah dipublikasi hingga Juni 2014.
Ringkasan tinjauan ini untuk para pembuat kebijakan tersedia di sini
Diterjemahkan oleh dr. Johannes Paulus Fernandez (Universitas Indonesia). Disunting oleh dr. Ajeng Viska Icanervilia, MPH, PhD (Universitas Gadjah Mada). Email Kontak: cochrane-indonesia.fkkmk@ugm.ac.id.